Cilegon, (Beritain.co.id) – Asosiasi Pengusaha Angkutan Barang dan Logistik Indonesia (Aptrindo) Banten resmi menetapkan ketua baru secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) yang digelar di Hotel The Royal Krakatau, Kota Cilegon, Rabu, (03/12/2025).
Ketua terpilih, Dede Rohana Putra, menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kinerja organisasi serta memperkuat kontribusi Aptrindo dalam mendukung pembangunan Provinsi Banten.
“Harapan saya ke depan, pengurus dan para pengusaha truk di Banten semakin kompak dan semakin berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Kita harus kolaborasi, karena pembangunan tidak lepas dari logistik, perpindahan barang, bahan baku, maupun bahan makanan,” ujarnya.
Dede juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas jalan dan infrastruktur sebagai faktor utama yang memengaruhi efisiensi dan keselamatan angkutan barang.
“Kualitas jalan makin baik, angkutan makin hemat, makin berkualitas, makin selamat, dan usaha angkutannya pun akan semakin menjanjikan,” tambahnya.
Menurutnya, Aptrindo Banten akan fokus meningkatkan kualitas dan kuantitas keanggotaan melalui pelatihan, advokasi, dan pendampingan.
“Kita harus berdiskusi, memberikan pelatihan, mengadvokasi, menjembatani, dan memfasilitasi kebutuhan anggota,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dede juga meminta pemerintah untuk tidak memposisikan Aptrindo sebagai objek, melainkan sebagai mitra dalam pembangunan.
“Kita harus bersama-sama memperlancar arus lalu lintas dan meningkatkan keselamatan warga, termasuk membangun infrastruktur jalan yang dibutuhkan sektor angkutan,”ungkapnya.
Musda Aptrindo Banten juga membahas isu Over Dimension and Over Loading (Odol) yang selama 10 tahun terakhir menjadi sorotan nasional.
Ia juga meminta pemerintah mempertimbangkan secara matang dampak sosial dan ekonomi sebelum menerapkan kebijakan pembatasan.
“Kita harus cari solusi. Pembatasan boleh, tapi harus ada alternatif lain agar tidak merugikan masyarakat maupun pelaku usaha,” tegasnya. (Sari/Red).

