Wali Kota Cilegon Robinsar: TPT SMP 15 Roboh, 3 Ruang Kelas Tertimpa

Wali Kota Cilegon Robinsar: TPT SMP 15 Roboh, 3 Ruang Kelas Tertimpa

Cilegon, (Beritain) – Wali Kota Cilegon, Robinsar, memastikan bahwa Tembok Penahan Tanah (TPT) SMP 15 yang roboh telah menimpa 3 ruang kelas bangunan yang berada di bawahnya. “Sudah kita survei, memang ada 3 ruang kelas yang tertimpa. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa karena kejadian ini terjadi pada hari libur,” kata Robinsar saat diwawancarai di PT. Vopak, Kel. gerem, kec. Grogol, Sabtu, (31/01/2026).

TPT yang roboh tersebut merupakan bagian dari pembangunan gedung baru SMP 15 yang dibangun dengan anggaran Rp3.276.000.000,00 dari APBD 2025. Pembangunan ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025.

Robinsar menjelaskan bahwa kontraktor yang membangun sekolah tersebut memberikan garansi dan langsung melakukan perbaikan. “Mereka langsung turun dan beresin, jadi nanti kita lihat prosesnya 1 bulan. Intinya, sekarang sekolahnya untuk sementara kita alihkan ke sekolah terdekat, yaitu SDN terdekat,” tambahnya.

Wali Kota Cilegon masih belum mengecek kerugian secara detail terkait TPT yang roboh. “Kami belum mengecek kerugian secara detail, tapi kami akan segera melakukan evaluasi”.

Robinsar juga menekankan bahwa kejadian ini menjadi evaluasi bagi pemerintah kota untuk lebih teliti dalam perencanaan pembangunan sekolah dan fasilitas masyarakat lainnya. “Kita harus lebih teliti lagi dalam perencanaan dan kajian resiko bencana, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan untuk memastikan bahwa semua sekolah memiliki berkas kajian resiko bencana yang lengkap. “Untuk Dinas Pendidikan yang tidak mengantongi berkas kajian resiko bencana, akan saya dalami. Intinya, jadi pelajaranlah kedepan, jangan kaya gitu,” tambahnya.

Robinsar juga berharap bahwa kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan dan keamanan dalam pembangunan sekolah dan fasilitas masyarakat lainnya. “Kita harus prioritaskan keselamatan dan keamanan, karena ini menyangkut dengan nyawa,” katanya. (Sari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *