*Cilegon, (Beritain)* – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kota Cilegon menerima kunjungan studi banding dari MI Raudlatul Ulum Pabuaran Jaha, Anyer. Kegiatan berlangsung di lapangan belakang MIN 1 Cilegon, Kelurahan Tamansari, Senin,(24/08/2026).
Acara diawali dengan tarian penyambutan yang dibawakan oleh mahasiswa PLP. Suasana hangat langsung terasa saat rombongan tiba dan disambut oleh guru, komite, serta paguyuban kelas MIN 1.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan. Penampilan tarian dan lagu dari guru serta paguyuban kelas turut memeriahkan suasana. Setelah itu rombongan diajak berkeliling meninjau kelas-kelas untuk melihat langsung proses pembelajaran dan fasilitas madrasah.
Usai berkeliling, acara dilanjutkan dengan isoma. Kegiatan inti kemudian diisi dengan pemaparan program kerja MIN 1 Kota Cilegon dan pemaparan program kerja Komite MIN 1. Rangkaian ditutup dengan ramah tamah dan diskusi interaktif antar kedua madrasah.

*Daud Damsik, Kepala Madrasah MI Raudlatul Ulum Pabuaran Jaha Anyer* menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diterima. “Kami haturkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas sambutan yang luar biasa ramah dan terbuka dari pihak madrasah, komite, dan paguyuban kelas MIN 1 Kota Cilegon kepada rombongan kami dari Pabuaran Jaha, Anyer. Niat kedatangan kami ke sini tidak lain adalah untuk bersilaturahmi sekaligus nyantri atau belajar bersama,” ujarnya.
Ia menyebut MIN 1 Cilegon memiliki banyak praktik baik yang ingin dipelajari. “Maksud dan Tujuan, sebagai madrasah yang terus berbenah, kami menyadari bahwa MIN 1 Kota Cilegon memiliki banyak praktik baik, baik dalam hal manajemen pengelolaan madrasah, prestasi siswa, maupun sinergi yang sangat kuat antara pihak madrasah dengan komite dan orang tua murid melalui paguyuban kelas,” jelasnya.
Melalui studi banding ini, pihaknya ingin menyerap inspirasi untuk diterapkan di madrasahnya. “Melalui kegiatan study banding dan sesi sharing pengalaman ini, kami ingin menimba ilmu, menyerap inspirasi, serta berdiskusi terkait program-program unggulan yang ada di sini. Besar harapan kami, ilmu dan pengalaman yang kami peroleh dari MIN 1 Kota Cilegon dapat kami adopsi dan aplikasikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di MI Raudlatul Ulum Pabuaran Jaha Anyer,” katanya.
Di akhir sambutan, Daud Damsik juga memohon maaf jika ada kekurangan selama kunjungan. “Kami memohon maaf apabila dalam kedatangan dan selama kegiatan ini, rombongan kami terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati Bapak/Ibu sekalian. Kami juga membuka pintu silaturahmi seluas-luasnya jika suatu saat berkenan berkunjung ke tempat kami di Anyer.”
*Ahmad Khotib, Ketua Komite MIN 1 Kota Cilegon* menyambut baik kedatangan tamu. “Bapak, Ibu, dan seluruh rombongan dari MI Raudlatul Ulum Anyer yang kami muliakan, saya mewakili seluruh pengurus Komite dan orang tua siswa MIN 1 Kota Cilegon, mengucapkan Selamat Datang di madrasah kami. Kami merasa sangat terhormat dan bahagia atas kunjungan silaturahmi ini,” ucapnya.
Ia memaparkan peran komite dan paguyuban kelas dalam memajukan madrasah. “Perlu kami sampaikan bahwa keberhasilan program-program di MIN 1 Kota Cilegon ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pihak madrasah, komite, dan orang tua murid. Kami di komite bergerak sebagai jembatan pembantu. Salah satu inovasi yang kami jalankan bersama adalah optimalisasi Paguyuban Kelas (PAKES),” jelas Khotib.
Melalui PAKES, orang tua dilibatkan aktif dalam kegiatan madrasah. “Melalui PAKES, orang tua tidak hanya sekadar menitipkan anak untuk sekolah, tetapi ikut terlibat aktif bergotong-royong mendukung setiap kegiatan madrasah, fasilitas kelas, hingga pengawasan perkembangan anak. Hubungan emosional yang erat inilah yang menjadi modal utama kami dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif,” ujarnya.
Khotib berharap pertemuan ini menjadi ruang saling belajar. “Kami sangat menyambut baik kegiatan study banding dan diskusi interaktif ini. Di sini kita tidak sedang menentukan siapa yang lebih pintar atau lebih baik. Pertemuan ini adalah wadah saling asah, asih, dan asuh untuk kemajuan pendidikan madrasah kita bersama. Kami dengan senang hati akan berbagi cerita, data, maupun tantangan yang selama ini kami hadapi dalam mengelola komite dan paguyuban kelas.”
*Ali Mahmud, S.Pd.I., M.Pd., Kepala Madrasah MIN 1 Kota Cilegon* mengapresiasi pilihan MI Raudlatul Ulum menjadikan MIN 1 sebagai tempat studi banding. “Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena MI Raudlatul Ulum telah memilih MIN 1 Kota Cilegon sebagai tujuan tempat sharing dan silaturahmi. Jarak Anyer ke Cilegon ini menjadi bukti nyata adanya semangat yang sama di antara kita untuk terus memajukan pendidikan madrasah,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa kemajuan madrasah merupakan hasil kerja bersama. “Bapak dan Ibu yang dirahmati Allah, madrasah kami ini terus berproses dan berbenah. Jika ada hal-hal baik yang nanti ditemukan di sini – baik dari segi manajemen, kurikulum, prestasi siswa, maupun kekompakan komite bersama Paguyuban Kelas (PAKES) – maka itu semua semata-mata karena pertolongan Allah dan kerja keras kolektif seluruh warga madrasah serta orang tua murid,” ucap Ali.
Ali juga menekankan bahwa kunjungan ini merupakan dialog dua arah. “Namun, kami juga menyadari masih banyak kekurangan yang terus kami perbaiki. Oleh karena itu, bagi kami kunjungan ini bukan sekadar study banding searah, melainkan sebuah ruang dialog interaktif. Kita saling belajar, saling mengisi, dan saling berbagi praktik baik demi mencetak generasi islami yang unggul dan berakhlakul karimah,” ujarnya.
Ia mempersilakan rombongan menggali informasi sedalam mungkin. “Silakan Bapak dan Ibu melihat-lihat, berdiskusi, dan membedah apa saja yang diperlukan dari madrasah kami. Kami membuka pintu informasi sedalam-dalamnya demi kemaslahatan bersama,” jelasnya.
Dalam sesi diskusi, sejumlah program utama MIN 1 Cilegon dipaparkan. Di antaranya Manajemen Komite & PAKES, Penguatan Ekstrakurikuler dan Prestasi Siswa, Inovasi Sains & Teknologi seperti tim robotika dengan karya robot pemberi makan hewan otomatis “Siro P-man”, Program Pembiasaan Karakter & Bahasa melalui English Center, serta pameran literasi dan Market Day. Diskusi juga menyentuh tata kelola administrasi digital dan hubungan masyarakat.

Menutup kegiatan, Ali Mahmud menyampaikan harapannya. “Mari kita jadikan momen ini sebagai pemacu semangat untuk terus mencetak generasi islami yang unggul. Kami memohon maaf jika ada tutur kata atau penyambutan dari seluruh panitia dan dewan guru kami yang kurang berkenan di hati Bapak dan Ibu sekalian. Terakhir, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyambutan, penempatan, maupun tutur kata kami ada hal yang kurang berkenan di hati rombongan sekalian. Selamat mengikuti kegiatan hari ini, semoga Allah SWT memberkahi pertemuan kita,” tutupnya. (Sari)

