*Cilegon, (Beritain)* – SDN Bendungan 2 Kota Cilegon menjadikan kegiatan peningkatan mutu pembelajaran sebagai program rutin. Ice breaking untuk siswa, forum sharing antar guru, hingga pemanfaatan PID kini masuk dalam agenda bulanan sekolah. acaranya dilaksanakan di SDN Bendungan 2, kelurahan Bendungan, Rabu, (02/09/2026).
Kepala SDN Bendungan 2, Fifi Elifianti, S.Pd., mengatakan kegiatan ini bertujuan agar proses belajar tetap menyenangkan dan guru terus berkembang. “Ice breaking untuk murid pada saat pembelajaran anak sangat penting. Tujuannya agar anak tidak jenuh, lebih semangat, dan siap menerima materi selanjutnya,” ujarnya
Ia menjelaskan, kegiatan ice breaking tidak dilakukan sporadis, melainkan sudah dijadwalkan setiap bulan. Guru kelas bergantian memimpin sesi permainan singkat, tepuk semangat, atau yel-yel edukatif di tengah jam pelajaran.
Untuk meningkatkan kompetensi pendidik, sekolah juga menggelar forum berbagi ilmu internal setiap bulan. “Narsumnya antar guru saja, shearing ilmu. Apalagi yang sudah pernah ikut pelatihan mewakili sekolah, bisa membagikan pengalaman dan materi yang didapat kepada teman-teman guru lain,” jelas Fifi.

Metode ini dinilai efektif karena materi yang dibagikan langsung sesuai kebutuhan di kelas. Guru yang habis mengikuti pelatihan tingkat kota maupun provinsi ditunjuk menjadi pemateri agar ilmu cepat tersebar.
Selain itu, SDN Bendungan 2 juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi melalui PID atau Pusat Informasi dan Data. Penginputan data juga menjadi bagian dari agenda bulanan. “Pemanfaatan PID kami maksimalkan. Data siswa, pembelajaran, hingga kegiatan sekolah kami input di sana setiap bulan. Ini membantu guru dalam memantau perkembangan anak dan membuat laporan lebih cepat,” katanya.

Dengan tiga program rutin ini, Fifi berharap tercipta ekosistem belajar yang sehat. Siswa ceria, guru produktif, dan administrasi sekolah tertib.
“Kami ingin menjadikan ice breaking, sharing guru, dan update PID sebagai budaya kerja. Jadi bukan kegiatan insidental, tapi agenda bulanan yang terus dievaluasi,” tutupnya. (Sari)

