LKP MULLIA Buka Program Gratis Tata Rias Gaun Panjang, Target Cetak 20 Wirausaha Muda Cilegon

LKP MULLIA Buka Program Gratis Tata Rias Gaun Panjang, Target Cetak 20 Wirausaha Muda Cilegon

Cilegon, (Beritain) – Lembaga Kursus dan Pelatihan LKP MULLIA kembali membuka pendaftaran Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) bidang Tata Rias Pengantin Gaun Panjang. Program berdurasi 150 Jam Pelajaran ini ditawarkan secara gratis untuk 20 peserta warga Cilegon dan sekitarnya yang berusia 17 hingga 24 tahun 6 bulan.

Pendaftaran program dibuka hingga 31 Mei 2026. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan pelatihan intensif langsung dari instruktur profesional Siti Khairiyah dan Rudy Subagyo. Materi yang diajarkan mencakup teknik tata rias pengantin modern, penataan gaun panjang, hingga manajemen usaha di bidang kecantikan.

Menurut pihak LKP MULLIA, Atut Darnati A.Md., program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan lapangan kerja sekaligus mendorong kemandirian ekonomi pemuda. “Kami ingin lulusan PKW ini tidak hanya mahir secara teknis, tapi juga siap membuka usaha sendiri. Tata rias pengantin adalah peluang usaha yang terus tumbuh di Cilegon,” ujar Atut.

Persyaratan pendaftaran cukup mudah. Calon peserta hanya perlu melampirkan fotokopi KTP domisili Cilegon dan sekitarnya, Kartu Keluarga, ijazah terakhir, nomor WhatsApp, alamat email, pas foto 3×4 sebanyak 5 lembar dengan background merah, dan materai 10 ribu 1 lembar.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan *fasilitas lengkap berupa set makeup* untuk praktik. Seluruh biaya pelatihan ditanggung penuh sehingga peserta tidak dipungut biaya apapun. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak Nunung Nurasih, Chaska, Ririn Eka, Daffa Lia, Febynis, Yuliasih, dan Tri Yuni.

Atut Darnati, menegaskan bahwa kuota terbatas, masyarakat diimbau segera mendaftar agar tidak kehilangan kesempatan. Lokasi pelatihan berada di Jl. Stasiun No. 17 RT 001/RW 001 Jombang Masjid Cilegon, tepat di depan Islamic Centre Cilegon., ujarnya.

Program PKW ini sejalan dengan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang setiap tahun mengalokasikan satu program keterampilan per lembaga kursus. Fokus pada tata rias kecantikan diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di sektor ekonomi kreatif.

“Kami berharap program dari kementerian ini bisa terus berjalan setiap tahun. Bagi kami di LKP MULLIA, ini adalah bentuk nyata dukungan pemerintah untuk mencetak wirausaha muda yang mandiri dan berdaya saing,” tambah Atut. 

Dengan adanya program ini, LKP MULLIA optimistis dapat melahirkan 20 wirausaha baru di bidang tata rias kecantikan dalam satu angkatan. Harapannya, lulusan tidak hanya bekerja di salon atau MUA, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri dan menyerap tenaga kerja baru di Cilegon. (Sari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *