Cilegon, (Beritain.co.id) – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cilegon terus mempercepat persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada 11 Juni hingga 17 Juni 2026 mendatang.
Kepala Dispora Kota Cilegon, Sakri Jasiman mengatakan sebagai tuan rumah, Kota Cilegon fokus melakukan pembinaan atlet sekaligus membenahi berbagai venue pertandingan guna memastikan kelancaran pelaksanaan ajang olahraga pelajar terbesar di Banten. Menurutnya, persiapan atlet dan cabang olahraga menjadi prioritas utama dalam menyambut POPDA XII Tahun 2026 mendatang.
“Sebagai tuan rumah, kami harus mempersiapkan atlet dan cabor secara maksimal. Saat ini seluruh cabor yang akan bertanding telah menjalani program latihan dan pembinaan. Khusus cabang sepak bola, para atlet sudah menjalani latihan intensif selama kurang lebih satu bulan terakhir,” ujar Sakri usai rapat persiapan POPDA XII Banten 2026, Selasa, (02/06/2026).
Lanjut Sakri mengatakan bahwa proses penjaringan atlet telah dilakukan sejak jauh hari melalui berbagai ajang seleksi dan kompetisi yang melibatkan pelajar se-Kota Cilegon. Menurutnya, Dispora Cilegon bekerjasama dengan Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Kota Cilegon serta pengurus cabang olahraga untuk mendapatkan atlet-atlet terbaik.
“Seleksi dilakukan secara berjenjang dimasing-masing cabang olahraga. Atlet yang berhasil menjadi juara pada event kejuaraan di cabang olahraga akan mewakili Kota Cilegon di POPDA XII Tahun 2026 mendatang,” jelasnya.
Sakri mengakui telah menuntaskan sejumlah perbaikan dan penyempurnaan fasilitas olahraga yang akan digunakan sebagai venue pertandingan. Namun, beberapa sarana pendukung menjadi perhatian setelah dilakukan peninjauan oleh panitia provinsi.
“Memang ada beberapa catatan dari tim verifikasi provinsi yang harus segera kami lengkapi. Stadion dan venue yang akan digunakan terus dibenahi agar memenuhi standar pelaksanaan pertandingan nanti,” ujarnya.
Sakri menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Cilegon melalui Dispora telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk mendukung penyelenggaraan POPDA XII 2026.
“Anggaran Rp.5 milliar digunakan untuk mendukung seluruh kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari pembinaan atlet, sarana dan prasarana olahraga, perlengkapan pertandingan, akomodasi, konsumsi, hingga transportasi peserta,” jelasnya.
Sakri mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperoleh dukungan dari sejumlah perusahaan dan pelaku industri yang berada di Kota Cilegon untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan POPDA XII Tahun 2026.
“Alhamdulillah beberapa perusahaan sudah memberikan dukungan. Ini menjadi bentuk sinergi yang baik antara pemerintah dan dunia industri dalam menyukseskan POPDA XII di Kota Cilegon,” ungkapnya.
Sakri menargetkan tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu meningkatkan prestasi kontingen Kota Cilegon pada ajang POPDA XII Provinsi Banten Tahun 2026.
“Kami berharap sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi dapat tercapai. Dengan persiapan yang matang, kami optimistis atlet-atlet Kota Cilegon mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga dan Sarana Prasarana Dispora Kota Cilegon, Eri Indriati, menyebutkan bahwa progres persiapan penyelenggaraan POPDA XII saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Menurutnya, berbagai persiapan terus dimatangkan menjelang pelaksanaan POPDA XII 2026.
“Progres persiapan saat ini sudah mencapai sekitar 90 persen. Secara keseluruhan, kami terus matangkan seluruh aspek persiapan, mulai dari sarana dan prasarana, kesiapan venue pertandingan, hingga berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan,” ujar Eri.
Eri menambahkan POPDA XII Banten 2026 akan mempertandingkan 26 cabang olahraga, mulai dari atletik, panahan, menembak, bulutangkis, tenis, catur, renang, tinju, gulat, wushu, judo, voli, senam, pencak silat, panjat tebing, hingga sepak bola dan angkat besi.
“Dari 26 cabor yang akan dipertandingkan ini, kami berharap dapat menjadi ajang pembinaan atlet muda dan juga mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional,” ungkapnya. (Adv).

